Seberapakah kaya kah dirimu?

January 5, 2009 at 1:46 am 5 comments

Definisi kaya memang tidak bisa terkuantifikasi. Di desa mungkin definisi kaya apabila seseorang memiliki sapi, kambing atau sawah yang memang diatasa rata-rata. Kalau di kota mungkin definisi kaya diganti oleh jumlah mobil, rumah, atau hal-hal lain, yang lebih keren lagi dihitung berdasarkan jumlah perusahaa atau saham yang dimiliki, tetapi semua definisi diatas sebenarnya sama. Yaitu kekayaan seseorang dihitung berdasarkan seberapa banyak harta yang dimiliki orang tersebut. Saya adalah orang yang sangat tidak setuju dengan definisi ini karena definisi kaya seperti inilah yang mengakibatkan seseorang menjadi hedonis, egois, dan cenderung apatis. Sebagai seseorang yang bermasyarakat, seorang makhluk social, dan makhluk Allah SWT. Maka sudah sepantasnya kita mengubah definisi kaya kita. Kekayaan seseorang tidak dihitung berdasarkan berapa jumlah harta yang dia miliki, tetapi berdasarkan seberapa besar harta yang diberikan untuk membantu orang lain. Itu lah menurutku kekayaan sejati.

Coba seandainya semua orang di Indonesia merubah persepsi kaya, maka yang terjadi adalah kemiskinan akan berkurang, dan kesejahteraan bangsa ini akan meningkat. Bagaimana menurut anda??

Entry filed under: Santai. Tags: .

LOVE and HAPPINES Baca2 Blog Orang

5 Comments Add your own

  • 1. Resha  |  January 6, 2009 at 2:11 am

    mampir ah nas,,, blognya serius kali pun,,, ngasih pendapat ah,,

    kaya definisi umumnya mempunyai sesuatu yang lebih dari sekedar untuk melalui hidup….

    nah,, yang jadi masalah apakah sesuatu itu??,,, kebanyakan mengatakan sesuatu itu adalah materi,,, saya juga nggak tau,,, hanya kehidupan yang akan menjawabnya,,,

    Reply
  • 2. anasyusuf  |  January 6, 2009 at 2:44 am

    Yah saya setuju ama resha,,semua emang bersifat subyektif…..
    Saya mendefiniskan kaya di postingan ini hanya berdasarkan apa yang saya lihat dan saya rasakan bukan berdasar etimologi,,
    Kaya kalo secara umum pasti materi karena saya melihat ini berdasarkan subyektif saya selama menjadi bagian dari masyarakat….karena selama ini pasti kita akan berpikiran orang yang tajir itu yang memiliki harta diatas rata-rata,,

    Reply
  • 3. wisatajiwa  |  January 6, 2009 at 6:06 am

    Salam kenal…
    IMHO, kalau memang tujuannya hanyalah menurunkan statistik jumlah orang miskin di Indonesia maka bisa dengan memainkan parameter relatif seperti itu.
    Tetapi tolok ukur yang sedemikian barangkali tidak akan terlalu terpakai untuk penilaian makro ekonomi yang menilai paritas kemampuan ekonomi antar negara… Lihat saja betapa kita terasa miskin tatkala harus membeli barang-barang di luar negeri🙂
    Salam damai.

    Reply
  • 4. Hadi Teguh Yudistira  |  January 9, 2009 at 10:41 am

    Saya mah ingin kaya yang dalam perspektif ajaran Allah…
    Allah memerintahkan keluarkan zakat maka saya harus kaya untuk bisa membayar zakat.
    Allah menyuruh untuk naik Haji maka saya harus kaya bisa untuk ke Mekkah…
    Allah menyuruh membantu orang sekitar berarti kita harus berkecukupan terhadap keluarga dulu…
    Tapi kalau ga salah definisi pemerintah tentang kaya, orang yang punya sepeda motor sudah di bilang kaya tapi realitanya ada yang terima BLT naik sepeda motor kok….jadi kaya berdasarkan konvensional apa sih????

    Reply
  • 5. anasyusuf  |  January 10, 2009 at 5:03 pm

    yah….kaya menurut hati nurani kita aja di,,sebenarnya ini lebih sebagai persepsi aja,,ato paradigma aja,,hampir setiap orang ingin menjadi kaya….tetapi mungkin kaya yang berdasarkan harta yang dia miliki,,nah saya mencoba memberikan pendapat lain….mari kita menjadi orang yang kaya…dengan cara memberikan sebagian dari rejeki yang kita punya….so,,jika kita ingin kaya…maka berikan rejekimu,,jika ingin lebih kaya lagi…maka berikan yang lebih pula….
    Kesimpulannya,,mari bertebaran di muka bumi Allah ini untuk meraih rejeki sebanyak-banyaknya…dan mari kita menjadi orang kaya dengan memberikan rejeki kita ke orang lain sebanyak-banyaknya pula…😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: