Masih soal Nikah!!

January 14, 2009 at 1:19 am 7 comments

Kemarin malem (tanggal 12 Jan 09) ada sms masuk ke hape gw,, intinya minta langkah2 persiapan yang lebih detail mengenai nikah. Hmmm…sebenarnya buat gw ga gampang nulis kayak begini,,disamping mungkin gw bukan orang yang jago masalah kayak begini,,gw juga bukan orang yang berpengalaman,, dan hal2 yang menyangkut nikah ini,, murni dari pemikiran gw aja…(tentunya pemikiran gw setelah membaca buku, dan mengamati hal2 yang ada di sekitar gw). Ok  lah sobat,, gw coba untuk menguraikan apa yang ada di pikiran gw about persiapan nikah.

Ada beberapa hal yang meski kita persiapkan sebelum menikah antara lain kesiapan raga,, ilmu, maupun finansial.

Yang pertama menyangkut raga,, sebenarnya parameter kesiapan secara raga ini paling mudah,,karena secara perkembangan manusia kita pasti akan mengalaminya. Apa yang dimaksud dengan kesiapan raga?? Dari berbagai buku yang saya baca,, kesiapan raga ini hanya sebatas baligh dan sebagai laki-laki dan seorang suami sudah mampu untuk menjalankan kewajibannya secara biologis,, jujur aja gw bingung ngomongnya,, bingung mencari kata2 yang tepat…tapi intinya itu lah…😀 dan mungkin kalo seorang cewek balignya kalo udah menstruasi. Secara raga memang cuma itu kesiapan yang dibutuhkan. Mengenai perut sixpack, berotot, bebas jerawat,, dan berat badan ideal itu bisa juga sih dimasukkan ke dalam kesiapan raga,, tapi itu sih terserah lw aja,,dan saya sarankan jangan dimasukkan ke dalam tahapan kesiapan secara raga. Apalagi warna kulit juga dimasukkan…orang2 kayak gw kalo nunggu putih baru nikah…hmmm…bisa ga nikah seumur-umur. Ok mungkin cukup segitu tentang kesiapan raga.

Kesiapan secara finansial. Ini menjadi syarat kedua dalam menikah dan harus benar2 dipersiapkan. Dalam menikah kata “mampu” diterjemahkan secara raga yang udah gw bahas di paragrap sebelumnya dan memiliki penghasilan. Disini yang perlu ditekankan adalah kata penghasilan. Jadi syarat mampunya bukan sudah bekerja,, tetapi berpenghasilan,, mungkin dari katanya kita udah tau lah perbedaan memiliki penghasilan dan memiliki pekerjaan. Nah kemudiaan kembali lagi kenapa kita harus mempersiapkan finansial. Ini juga pasti kita tahu sebabnya. Yang pertama kalo sebagai cowok hal-hal yang akan membutuhkan pengeluaran cukup besar sehingga kita memang dituntut untuk memiliki kesiapan finansial antara lain:

Untuk pengeluaran mahar calon istri kita,, yah sebagai cowok sudah sepantasnya kita memberikan yang terbaik untuk istri kita,,Rosulullah aja memberikan mahar ke Khadijah 100 unta merah,, katanya sih 1 unta merah = 1 mobil, kebayang ga kalo ngasih 100 mobil,, bukannya nyamain secara kuantitas,, tetapi secara makna mungkin mari berikan yang terbaik untuk calon istri kita,, titik semaksimal mungkin lah. So,, berarti kita emang harus mengalokasikan dana untuk itu,, ya ga??

Pas walimah,, nah ini juga diperlukan uang yang cukup gede juga walaupun orang tua biasanya menanggung biayanya,, tetapi alangkah baiknya kalo kita memang mencoba untuk jangan berharap dulu,, jadi kita juga harus mengalokasikan dana untuk itu. Nah,,ini juga mungkin yang sangat penting karena jangan sampai kita menargetkan kita akan melakukan resepsi seperti apa,, misalnya kita pengen nikah di SABUGA,, atau di senayan city,,dengan mengundang artis hollywood dan bollywood. Gara-gara menarget kayak begini yang terjadi kita bakalan menunda-nunda nikah kita,, kalo bisa jangan sampai seperti ini. Trus satu hal yang menjadi fenomena di masyarakat,,yaitu menjadikan resepsi nikah sebagai arena menuai keuntungan lewat angpao2. Kadang2 kita sadar atau ga ketika ada undangan nikah yang terpikir oleh sebagian bukannya rasa syukur,,malah “waduh,, pengeluaran lagi nih”. So,, untuk meminimalisir ini alangkah baiknya jika acara2 walimahan kita kembalikan ke tujuan sebenarnya,, yaitu rasa syukur kepada Allah dengan mengundang teman dan kerabat yang kemudian kita jamu semampu kita dengan keikhlasan kita tanpa ada balasan dari tamu yang kita undang. Hal ini menjadi penting,, karena seperti kita tahu,,hampir di setiap resepsi terjadi rebutan makanan,, bukannya suudzon, tetapi entah kita sadari atau ga hal semacam ini hampir sama dengan kita makan di restoran all u can eat. Pasti sebagian orang berpendapat,, wah gw udah ngasih angpao 100rb nih,,gw juga harus makan minimal senilai segitu biar ga rugi😀 Nah lho,,kalo udah kayak gini apa bedanya walimahan kita dengan restoran all u can eat. Trus ada juga yang datengnya kesiangan ngeluh “Wah,,rugi nih gw,,ga dapet makan apa2”. Hal ini tentu aja akan menyebabkan berkurangnya nilai dari walimahan kita iya ga??

Kembali lagi berarti kita emang harus punya target walimah seperti apa yang kita inginkan dan sekaligus nyari informasi,, yang feasible dengan kemampuan kita yang kayak gimana. Kalo udah tau kisaran berapa,, mulai deh kita nabung. Misalnya kita target nikah 2 tahun lagi,, sebulan nabung misal 2 juta per bulan ntar pas nikah kita punya 48 juta,,8 juta buat mahar 35 buat resepsi (sekali lagi ini cuma misal,, jujur aja gw juga belum nabung buat ini :D). Ini sebenarnya itung2an secara matematis manusia,, kalo soal rejeki dari matematis Allah 2juta per bulan 2 tahun bisa jadi 60, 80 atau 100 juta,, silahkan buktikan sendiri. Apalagi kita menabung untuk menjalankan perintahNya. Setelah menikah,, kita mo tinggal dimana?? Nah jangan sampai uang kita habis setelah walimahan,,kita juga harus mempersiapkan hal2 yang mendasar di awal2 pernikahan,, rumah untuk kita dan pasangan (kalo bisa hindari rumah mertua permai) mending kontrak,, alat2 kebutuhan sehari-hari, piring sendok, kasur, hal2 kayak gitu lah. Nah itu mungkin persiapan secara finansial,, untuk orang2 kayak gw mungkin satu2 cara ya emang nabung. Kalo yang bergerak di bidang wiraswasta (pengusaha) ya harus memperbanyak proyek and order😀.

Trus persiapan terakhir adalah persiapan secara ilmu. Ketiga kesiapan ini raga, finansial, ilmu adalah fungsi AND jadi ketiganya harus ada secara bersama-sama,,tidak bisa yang satu dianggap lebih penting dibanding yang lain. Sekarang ke arah persiapan ilmu. Yang menjadi pertanyaan ilmu seperti apa yang harus kita siapkan pada saat akan menikah,, dalam otak gw kalo pengen nikah ilmu-ilmu atau sesuatu hal yang harus gw tahu antara lain :

Bagaimana menjadi seorang suami yang baik

Bagaimana mencari pasangan yang baik

Bagaimana membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah

Sunnah rosul tentang menikah

Hal-hal yang halal dan haram dalam nikah

Bagaimana membahagiakan istri

Bagaimana bergaul dengan keluarga baru

Bagaimana bersikap dengan mertua

Bagaimana mendidik anak

Bagaimana membagi peran dan tugas dalam keluarga

Masalah-masalah yang biasa muncul dan bagaimana menyelesaikannya

Bagaimana menjaga komitmen

Bagaimana mengatur emosi

Bagaimana memahami seorang wanita (istri)

Dsb

Nah kalo misalnya kita target nikah 2 tahun lagi,,ayo mumpung sempat kita harus banyak membaca dan bertanya mengenai hal2 yang wajib kita tahu. Nah kalo ketiganya kita udah mampu sudah wajib hukumnya untuk menikah….yang udah nikah doakan orang yang belum menikah ini untuk segera menyusul.

Sekali lagi tulisan ini buat temen gw yang sms minta ditulisin hal yang lebih detail,,semoga bermanfaat. Buat someone yang sms (n gw ga tau sp) minta pendapat gw tentang how should women and men respect each other,, insyaAllah kalo ada waktu gw tulis.

NB : Sekali lagi gw ini baru sebatas apa yang gw pikirkan,,..dan gw rencanakan,,semoga aja bisa sesuai,,mohon doanya.

Entry filed under: Santai. Tags: .

Ngomongin Nikah?? lagi?? Bagaimana meyakinkan mereka??

7 Comments Add your own

  • 1. Hadi Teguh Yudistira  |  January 14, 2009 at 6:23 am

    Subhanallah, anas punya ilmu tentang nikah yang luar biasa, ada satu pertanyaan nih buat anas, kapan dipraktekan nih ilmunya di atas? hehehehehehe🙂

    Reply
  • 2. piqs  |  January 15, 2009 at 12:42 pm

    keren2! emang udah waktunya yang begini ikut muter2 di kepala kita (puyeng jg ye). btw,, jadi targetnya 2 tahun lagi nih nas?😀

    Reply
    • 3. anasyusuf  |  January 16, 2009 at 4:03 am

      Doain aja piq,, target sih A.S.A.P masak menunda gara2 ditolak satu cewek :)) (yang kesindir ngacuuuungg)

      Reply
  • 4. dindin  |  January 15, 2009 at 3:56 pm

    hmmm..
    pusing.. maen bola aja aaahh..

    hahahahaha…

    Reply
    • 5. anasyusuf  |  January 16, 2009 at 3:57 am

      ayoooo bossss………..maen bolaaaa!!!😀
      tantangin 2008😀

      Reply
  • 6. supri  |  January 21, 2009 at 4:48 am

    coment-ku sama dgn yang sebelumnya.
    KAPAN PRAKTEKNYA???
    jangan lupa, aku diuandang ya….

    Reply
  • 7. Just Married 1 « Anasyusuf’s Blog  |  March 18, 2011 at 4:01 am

    […] 2. Masi soal Nikah […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: