Nikmatnya Sebuah Perjalanan #backpacking 2

November 16, 2010 at 9:38 am Leave a comment

Walaupun tulisan ini acakadut ga karuan, tapi saya berusaha berbagi pengalaman tentang nilai2 yang bisa kita dapatkan di saat backpacking:

# Hidup adalah Proses

Backpack adalah jalan2 yang tidak hanya berorientasi terhadap tujuan, tapi juga proses. Walaupun yang kita tuju adalah pantai yang indah. Bukan berarti kita akan merasa kecewa melewati jalan yang berbukit dan berkelok2 untuk menuju ke pantai tersebut. Karena kita sadar bahwa tujuan kita adalan perjalanan itu, sedangkan pantai yang indah hanyalah bonus. Kenapa ini saya tekankan, karena tidak sedikit orang yang mengeluh, “pantainya siy bagus, tapi kesananya capek, jauh jalannya belok-belok”.Hal semacam ini erat kaitannya dengan hidup kita, entah benar  apa ga, saya merasa itulah refleksi hidup ini yang sebenernya adalah proses. Hidup adalah berproses, kesuksesan bukanlah pencapaian tapi juga proses hidup. Jika kita bisa menikmati proses dalam hidup, kita akan merasa lebih hidup. Kita tidak akan menunggu nanti untuk bahagia, kita tidak akan menunda besok untuk berbagi, kita tidak akan menunggu nanti untuk bersyukur, dan kita tidak akan menunggu kaya dan memiliki posisi untuk berkontribusi . Karena setiap hal bisa kita lakukan sekarang, karena kita selalu menikmati sebuah proses, tidak harus menunggu hasil. Tidak harus, bukan berarti tidak melihat hasil.

# Memperluas Cakrawala Memperbanyak Paradigma

Dalam sebuah perjalanan kita pasti dituntut bersabar dan menerima keadaan yang mungkin tidak nyaman buat kita. Oleh karena itu mungkin itulah alasan kenapa ada keringanan untuk tidak berpuasa bagi seorang musafir, terlepas faktor fisik ternyata faktor psikis juga sangat berpengaruh. Dalam perjalanan mungkin banyak hal bisa terjadi, entah karena bis yang ditunggu tidak kunjung datang, kereta yang telat, atau mungkin ketidaknyamanan karena ulah penumpang lain, hal ini sering kali terjadi. Tapi disanalah seni dari perjalanan itu, bagaimana hal semacam itu tidak lagi menjadi kendala buat kita untuk menikmati perjalanan. Kita dituntut untuk melihat semua hal dari berbagai sudut pandang. Kereta adalah salah satu moda transportasi favorite saya, entah kenapa perasaan nyaman lebih terasa kalo naek kereta. Naek pesawat, walaupun mungkin lebih cepat tapi selama hampir satu jam setengah (anggaplah Jakarta-surabaya), perasaan was2 dan tidak tenang, bahkan keringat dingin terus mengucur, mungkin ini karena pengalaman yang tidak mengenakkan yang pernah saya alami.  Tapi pengalaman yang paling berkesan saya adalah ketika naek kereta ekonomi matarmaja dari Jakarta ke Malang untuk menikmati keindahan pulau sempu dan lagunanya di pesisir selatan kabupaten Malang. Perjalanan ge tempuh selama 20 jam, kereta berangkat dari stasiun senen sekitar pukul 13.00 dan nyampe di kota Malang pukul 09.00 keesokan harinya. Kenapa saya mencoba mengaitkan cerita perjalanan saya ini dengan memperluas cakrawala dan memperbanyak paradigma? Karena dalam perjalanan naek kereta seperti inilah kita benar2 dituntut untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, tidak hanya sudut pandang  saya, tapi juga sudut pandang orang kedua, orang ketiga, ataupun orang keempat. Salah satu contoh yang paling terlihat adalah, bagaimana kita harus bisa memaklumi para penjual keliling di kereta yang selalu hilir mudik menerobos kerumunan penumpang yang mungkin untuk berdiam saja sulit apalagi harus bergerak. Ketidaknyamanan ini mungkin akan hilang setelah kita melihat dari sudut pandang para pedagang keliling itu, mungkin bisa jadi itulah satu2nya cara dia mendapatkan penghasilan, atau kalo kita mencoba melihat dari sudut pandang penumpang yang mungkin pada saat itu membutuhkan barang2 yang dijual oleh pedagang keliling itu. Di situasi kereta dengan penumpang yang berjubel, bahkan untuk bergerak saja sangat susah, maka ketika kehausan dan ada penjual keliling yang menyodorkan minuman sungguh suatu berkah tersendiri. Demikian juga mungkin kita akan terheran-heran melihat toilet di kereta api ekonomi yang mungkin di saat2 tertentu akan berubah menjadi tempat yang nyaman bagi satu-dua orang penumpang. Yah, begitulah sangat disayangkan sebenarnya karena memang sebagian orang di sekitar kita ternyata masi memikirkan diri sendiri. Tapi mungkin jika kita melihat dari sudut penumpang yang menikmati toilet sebagai tempat untuk bersandar, kita harus menyadari, mungkin kerinduan mereka terhadap sanak keluarganya telah membuat mereka harus bertahan disana, bau pesing dan aroma khas toilet tentu saja bukan halangan bagi mereka untuk berkumpul bersama keluarga.  Yah sekali lagi kita memang harus melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Tidak bisa menyalahkan dan menjustifikasi orang hanya dalam satu sisi saja.

Dari perjalanan yang seperti inilah kita bisa mengambil sebuah pelajaran, dalam hidup ini sudah seharusnya kita melihat suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang, selain akan memperluas cara pandang kita terhadap sesuatu, hal ini juga membuat kita lebih mudah memahami segala hal, termasuk memahami orang lain. Melihat segala hal dari berbagai sudut pandang juga memudahkan kita untuk berpikiran positive terhadap segala hal, karena disanalah semua penyakit hati bermula. Dengan pikiran yang selalu positive terhadap segala hal membuat kita semakin bijaksana dalam menilai seseorang dan lebih mudah bagi kita untuk mendapatkan hikmah dari setiap hal. Yah ini memang tidak mudah, saya pun masih tahap mencoba untuk terus meningkatkan diri. Ok, mari jadikan setiap perjalanan kita selalu berkesan, tidak  hanya capek badan dan hati saja yang kita dapatkan

*bersambung

Entry filed under: Backpacking. Tags: .

Nikmatnya Sebuah Perjalanan #backpacking1 Bangsa ini butuh apresiasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

November 2010
M T W T F S S
« May   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: